Nintendo akhirnya mengumumkan peluncuran Switch 2 untuk kawasan Asia Tenggara dengan jadwal rilis pada Juni 2025. Kabar ini tentu disambut antusias oleh para gamer—tapi sekaligus menimbulkan tanda tanya besar: kenapa Indonesia tidak masuk dalam daftar negara rilis perdana?
Negara yang Dapat Jatah Rilis Perdana
Berdasarkan pengumuman resmi Nintendo Asia, Switch 2 akan dirilis secara resmi di negara-negara berikut:
-
Singapura
-
Malaysia
-
Thailand
-
Filipina
-
Hong Kong
Kelima negara tersebut akan menerima dukungan peluncuran lengkap, mulai dari distribusi konsol, aksesori, game eksklusif, hingga layanan purna jual resmi.
Sementara itu, nama Indonesia tidak disebutkan sama sekali—padahal basis gamer dan penggemar Nintendo di Tanah Air terbilang sangat besar.
Apa Penyebab Indonesia Absen?
Ada beberapa kemungkinan alasan mengapa Indonesia belum masuk dalam daftar:
1. Distribusi dan Infrastuktur Resmi
Nintendo hingga saat ini belum memiliki kehadiran resmi di Indonesia seperti di Singapura atau Malaysia, yang sudah punya kantor cabang atau mitra distribusi besar.
2. Masalah Pajak dan Regulasi
Impor perangkat elektronik dan konsol di Indonesia sering kali terkendala proses perizinan dan regulasi pajak yang berbeda-beda antar instansi.
3. Pasar yang Didominasi Konsol Impor
Selama ini, konsol Nintendo Switch banyak masuk lewat jalur distributor non-resmi atau retail pihak ketiga. Hal ini menyulitkan Nintendo dalam memetakan pasar secara langsung.
Imbas ke Gamer Indonesia
Meski secara resmi belum masuk, bukan berarti gamer Indonesia tidak bisa memiliki Switch 2. Berikut kemungkinan akses:
-
Membeli lewat distributor retail dari Singapura atau Malaysia
-
Import langsung via marketplace internasional
-
Menunggu rilis lokal tidak resmi (dengan konsekuensi tanpa garansi resmi)
Tapi hal ini tentu berdampak pada:
-
Harga jual bisa lebih mahal dari retail resmi
-
Tidak adanya dukungan garansi dari Nintendo
-
Terbatasnya akses ke konten regional atau event eksklusif
Apakah Akan Masuk Indonesia di Gelombang Kedua?
Belum ada pernyataan resmi, tapi Nintendo disebut akan mengevaluasi ekspansi pasar ke negara-negara lain berdasarkan permintaan, stabilitas distribusi, dan potensi mitra lokal.
Melihat tingginya komunitas gamer Nintendo di Indonesia, bukan tidak mungkin peluncuran resmi akan menyusul—mungkin di akhir 2025 atau awal 2026.
Penutup: Gamer Indonesia Harus Sabar (Lagi)?
Ketiadaan Indonesia dalam daftar rilis awal Switch 2 jadi semacam “dejavu” dari era konsol sebelumnya. Tapi semangat komunitas Nintendo di Indonesia tidak pernah surut—terbukti dari ramainya grup online, e-commerce, hingga event lokal.
Jadi, walaupun kita harus sedikit bersabar (lagi), gairah Nintendo di Indonesia masih tetap hidup. Semoga saja, Nintendo segera melihat potensi besar pasar Indonesia dan hadir secara resmi di waktu dekat.
Baca juga : Zelda Live-Action Movie Siap Tayang 2027, Bakal Saingi Mario Bros?